Sabar Itu Nikmat yang Tertunda

Para pembaca yang budiman, tentunya diantara anda sekalian sudah sangat sering mendengar bahkan mengetahui dengan jelas mengenai satu kata sabar. Hingga di beberapa buku telah dikupas tuntas mengenai sabar itu sendiri. Setiap kali menghadapi musibah, cobaan, ujian, selalu dihadapkan dengan kata sabar. “Lagi-lagi sabar.. sabar dan sabar.. Bicara itu mudah, tapi prakteknya…” Begitulah beberapa respon seserang saat diminta sabar. Atau  bila sudah terlalu jenuh, bertanya, “sabar sampai kapan?”Atau lebih ekstrim dengan statetmen “sabar itu ada batasnya”. Benarkah demikian?

Setelah kami berusaha menyimpulkan dari berbagai sumber, bahwa memang sabar adalah suatu sikap yang bijaksana. Jalan tengah yang bagi beberapa orang diyakini sangat sulit, mudah diucapkan, namun sulit dilaksanakan? benarkah demikian? Mari kita telaah lebih lanjut. Benarkah sabar itu begitu sulitnya sehingga kita tak mungkin melaluinya?

Pernahkah anda berada di kelas 1 SD?

Lalu sekarang anda berada di jenjang pendidikan apa?

SD, SMP, atau bahkan telah menempuh gelar sarjana dengan gemilang, sehingga kini menduduki jabatan penting di sebuah perusahaan ternama?

Nah, pernahkah anda berfikir ketika dulu, sebelum anda bisa membaca dan menulis, bahwa dua kegiatan tersebut adalah sangat sulit?

Anda bahkan pernah menangis. Putus asa hingga menangis keras. Saat anda belum bisa menyelesaikan tugas anda. Tidak peduli apapun reaksi stress anda yang anda tunjukkan, kala dulu. Namun, anda terus berusaha bersabar. Apa? bersabar? Ya bersabar. Bersabar dengan terus menghadapinya. Meskipun anda dengan berbagai ekspresi. Anda tetap menyelesaikannya dengan sempurna pada ahirnya. Lalu benarkah sabar itu sulit? Silahkan renungkan kembali.

Segala sesuatu yang anda yakini, akan menjadi kenyataan. Benarkah demikian? Jika anda menyerah dengan kalimat. Sabar itu sulit, maka segala daya pikiran dan perbuatan akan mendukung anda, dan menciptakan beban mental tersendiri bagi anda. Tidak percaya? Mari kita buktikan sendiri dalam kenyataan. Coba anda bayangkan mobil warna putih. Yakinkan diri anda, hari ini anda akan bertemu 10 mobil putih. Ucapkan hingga 3 kali dan benar-benar tanamkan bahawa 10 mobil putih akan anda temui hari ini.

Apa yang terjadi? Silahkan dipraktekkan sendiri. Ingat satu kata, yakin. Nah, sekarang jika anda yakin bahwa sabar itu sulit, maka anda tentunya akan semakin kesulitan melaluinya. Masihkah sabar itu sulit? Tanyakan pada rumput yang bergoyang… :D

Sabar itu ada batasnya?

Saya kembali bertanya pada anda. Maukah anda hidup dengan batas? Misalnya anda kami batasi hanya boleh hidup selama 25 tahun dari hari ini. Misalkan anda berusia 25 tahun, maka di usia 50 tahun, anda harus rela kami bunuh, atau kami batasi usia hidup anda. Bersediakah anda? Atau anda membutuhkan biaya berapa untuk membatasi hidup anda?

Kembali ke kata sabar. Masihkah sabar ada batasnya? saya putuskan bahwa sabar tanpa batas. Ya, siapa yang membatasi? manusia itu sendiri. Manusia yang menyerah dan merasa kalah. Maukah anda kami golongkan ke dalam golongan mereka? Jika tidak, mari kita yakinkan diri bahwa sabar itu tanpa batas. Silahkan memilih.

Sabar itu buahnya manis?

Ya. PASTI dan TENTU. Mengapa? karena sabar adalah ujian. Ibarat anak sekolah. Bila bisa melalui dan menjawab pertanyaan dengan benar, maka ia akan mendapatkan nilai terbaik. Anda ingin menjadi yang mana? pemenang atas diri anda sendiri atau petarung yang kalah sebelum bertanding? Silahkan anda putuskan sendiri. Hidup memang harus memilih, dan andalah yang harus menentukan pilihan hidup anda sendiri.

Semoga bermanfaat.

Marilah saling mengingatkan akan 3 kalimat:

1. Sabar itu mudah.

2. Sabar itu tanpa batas.

3. Sabar itu indah, dan buahnya manis.

Wallahu’alam bissowab.

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Kata Pak Ridwan Raharjo

 
Seekor ulat harus menjadi kepompong,
sebelum menjadi kupu-kupu yang indah dan menebar manfaat.
Manusia kadang harus bermetamorfosa dulu
sebelum menjadi manusia yang dapat memberi manfaat
bagi kehidupannya sendiri dan orang lain.
Bermetamorfosalah
dan
jadikan baru seluruh muka bumi

Kim Reilly

Find someone who is doing

what you want to do

and

Getting phenomenal Result

Then

Follow them exactly

Go… go… go…

Wo…. ya…

wow…

Hidup Pak Tung… kami daftar menjadi fans bapak. Trimakasih atas inspirasinya.

Sumber: Tung Desem Waringin “The Way to Dasyat Life” Stephanus PH

Istri Fir’aun

Para pembaca yang budiman, tentu anda sangat penasaran dengan Firaun juga, seperti kami, para penulis. Firaun dengan segenap kisahnya yang sangat sesuatu. Mengapa Firaun sangat misterius? karena kesombongannya yang luar biasa dan ambisinya untuk selalu diakui sebagai Tuhan. Ahirnya Allah SWT pun memberikan adzab baginya. Na’udzubillahi min dzalik.
Bukan kah sangat nestapa. Di kehidupan yang abadi, ternyata kita harus menderita? Bukankah suatu yang sangat sia-sia, bila tanpa iman dan taqwa  kepada Allah SWT semata? Maukah kita tergolong kaum mereka? Na’udzubillahi min dzalik, lalu mana ACTION kita?
Omdo jika hanya berani berjanji akan merenung dan berubah SAAT INI JUGA. Kali ini kami hadirkan sosok fenomenal perjalanan Fir’aun yang cukup terkenal. Inilah bukti bahwa seorang suami adalah pemimpin dalam keluarga. Suami yang menentukan arah mana keluarga akan dibawa. Namun, tentunya seorang istri juga berkewajiban untuk mengingatkan dan selalu beriman kepada Allah SWT. Mengapa Allah SWT? karena Allah SWT SAYANG KITA? Ingatkah berapa harga kasih sayang Allah SWT? sanggupkah kita mengkalkulasikannya?
Mari, menjadi lebih merenung, saling mengingatkan, dan tentunya menjadi pribadi yang bisa saling memberikan manfaat kepada sesama. Bukan untuk Allah SWT. Allah sudah kaya, Esa dan Maha Segalanya. Tetapi, sebagai wujud syukur, terimakasih, dan penghambaan diri kepada Nya semata.
Selamat membaca…
Para ahli pertama kali memindai patung ini pada tahun 1992, namun kini hasil yang lebih terperinci dapat diperoleh berkat kemajuan teknologi, ujar Alexander Huppertz, direktur Imaging Science Institute di Berlin.
Gambaran baru ini menunjukkan bahwa wajah “tersembunyi” Nefertiti hasilnya jauh lebih realistis dengan ditemui sejumlah lekukan di sudut bibir (atas, bawah dan kiri) serta pipi dan tonjolan di hidungnya.
“Alat pemindai CT mampu menampilkan sisi dalam wajah yang tidak hanya bentuk yang tidak bisa dilihat oleh kasat mata akan tetapi ia diperkaya dengan seni berkualitas tinggi,” jelas Huppertz.
Di lapisan plester semen terakhir (atas, kiri bagian atas) dari patung itu, Thutmose ternyata ingin melicinkan kedutan dan benjolan hidung sang ratu, mungkin untuk memantulkan “ciri khas era saat itu,” tambah Huppertz, yang penelitiannya dituangkan di Jurnal Radiologi edisi April.
hari ini www.i-dus.com bertemankan tentang”Inilah Wajah Asli Istri Firaun
Nefertiti adalah Permaisuri Agung (atau istri utama) dari Fiaun Amenhotep IV (kemudian bergelar Akhenaten) dan merupakan ibu mertua dan mungkin ibu tiri dari Firaun Tutankhamun.

Ia juga kemungkinan memerintah kerajaan dalam waktu singkat dengan nama Neferneferuaten-Nefertiti setelah suaminya meninggal dan sebelum bertahtanya Tutankhamun.

Sumber : Forum.vivanews

Kata John Harison

CHANGING YOUR BELIEFS,

WILL CHANGE YOUR RESULT

Ayo para pembaca yang budiman, segera insyaf, dan melakukan perubahan. Perubahan kepercayaan atau belief system berarti mengubah segalanya di dalam diri anda, berarti hanya bergeser 0,1 dari yang sebelumnya. Tanpa harus meninggalkan kepercayaan anda (agama). Justru dengan lebih dekat kepada sang Pencipta (Allah SWT) akan semakin meningkatkan rasa syukur, dan berubah. Ingatlah satria baja hitam, bila tidak berubah, ia KALAH.

sumber: Tung Desem Waringin- Stephanus PH,

gb…bukucatatanboy.blogspot,filsafat.kompasiana.com,http://jaenisupratman

Someone Like You

This song expecially for my best friend, Dewi Anjar Sari.

May you hear me, and remember our story. Believe me, i always pray for you.. may Allah bless you in your long-lasting sleep.. aaamiin.

I heard
That you’re settled down
That you
Found a girl
And you’re
Married now

I heard
That your dreams came true.
Guess she gave you things
I didn’t give to you

Old friend
Why are you so shy?
Ain’t like you to hold back
Or hide from the light

I hate to turn up out of the blue uninvited
But I couldn’t stay away, I couldn’t fight it.
I had hoped you’d see my face and that you’d be reminded
That for me it isn’t over

Never mind
I’ll find someone like you
I wish nothing but the best for you too
“Don’t forget me,” I begged
“I’ll remember,” you said
“Sometimes it lasts in love
But sometimes it hurts instead.”
Sometimes it lasts in love
But sometimes it hurts instead,
Yeah.

You know how the time flies
Only yesterday
It was the time of our lives
We were born and raised
In a summer haze
Bound by the surprise
Of our glory days

I hate to turn up out of the blue uninvited
But I couldn’t stay away, I couldn’t fight it.
I had hoped you’d see my face and that you’d be reminded
That for me it isn’t over.

Never mind
I’ll find someone like you
I wish nothing but the best for you too
“Don’t forget me,” I begged
“I’ll remember,” you said
“Sometimes it lasts in love
But sometimes it hurts instead.”

Nothing compares
No worries or cares
Regrets and mistakes
They are memories made.
Who would have known
How bittersweet this would taste?

Never mind
I’ll find someone like you
I wish nothing but the best for you too
“Don’t forget me,” I begged
“I’ll remember,” you said
“Sometimes it lasts in love
But sometimes it hurts instead”

Never mind
I’ll find someone like you
I wish nothing but the best for you too
“Don’t forget me,” I begged
“I’ll remember,” you said
“Sometimes it lasts in love
But sometimes it hurts instead”

Sometimes it lasts in love
But sometimes it hurts instead

 

Resep Anti Gendut


HR Philosofia, S.Psi
HADIS RAHASIA hehehe

Bisa dicoba n smoga tidak over dosis. Resiko ditanggung pembaca.

1.    Makanlah dengan kesedihan. Ya karena bahagia berarti anda akan sering makan dan tentunya makanan akan menjadi lemak

2.    Ingatlah foto kurus anda saat sebelum makan

3.    Makanlah dengan piring kecil. Namun jangan terlalu kecil, nanti gak kenyang

4.    Berhentilah sebelum kenyang. Maksudnya katakan dan action Stop, dan berhenti terus makan

5.    Ubah stress anda ke hal positif. Terkadang beberapa orang makan karena stress

6.    Hindari makanan kesukaan anda saat anda benar-benar lapar

7.    Usahakan anda segera makan sebelum lapar, karena saat sangat lapar, anda cenderung akan Rakus

8.    Ingatlah orang-orang di sekitar anda, sehingga anda bisa berbagi makanan dengan mereka

9.    Jalinlah teman sebanyak mungkin untuk berbagi makanan. Nb terutama berbagilah kepada saya (hehehe)

10.    Tertawalah.. (loh ga nyambung) karena tertawa anda akan berkurang lemak. Asal tidak berlebihan, nanti anda jantungan dan mati (hehehehe)

TIPS ANTI GALAU

1.    ubah pikiran bahwa anda sedang galau, walaupun seribu orang disekitar anda mengatakan anda super galau

2.    alihkan fokus dari kegalauan anda, dan terus bertahan untuk must go on, tanpa terlarut hanyut dalam kegalauan

3.    share to friend about kegalauanmu

4.    PAHAMI dan ANALISIS  SEGERA GALAUMU

5.    TAKE ACTION NOW,

6.    jangan tunda hingga ke tingkat galaun yang lebih tinggi :D

NB.
1.    Sebenarnya kalau kau. sering posting aneh2 di fb n buat blog, cenderung kamu sedang galau agak tinggi, kesepian atau sedang membutuhkan teman untuk share, atau bahkan sedang terlalu bahagia (seperti saya) sehingga selalu ingin berbagi.
2.    Usaha paling tepat, semoga ga dikatakan kolot. Ya PDKT TO ALLAH, mohon ampunan kepadanya dan kepada seluruh teman2 mu, maka semua akan lapang.
3.    Galau itu hanya pikiran,  semua berpusat di pikiran, bahagia pun demikian. Seribu orang mengatakan kalau kau galau, namun kamu harus yakin bahwa kamu punya satu hal, yaitu perhatian mereka akan kegalauanmu. Life must go on… itu kata sahabat saya. So dont worry be happy. Yakinlah bahwa kau selalu bahagia, saat kau

YAKIN KAU BAHAGIA.
 
Sumber: HR Philosofia, S.Psi (HR= hadist Rahasia)
dari beberapa penelitian dan percobaan lalu dikombinasi dengan alay
plus copas gambar blog orang lain, maaf, lupa situsnya
trimakasih

Piramida Sang Fir’aun

Masih berkutat dengan Fir’aun, Mesir dan sejuta pesona misterinya. Lalu apakah penulis pernah ke Mesir. Jujur, belum. Jadi kami hanya googling, dan mengcopas blog orang (ini jujur saja daripada ajur hehehe). Ya, mengapa kami pilih Mesir sementara kami tinggal di Italiano Lezato? Maaf, Maksud kami I… Tempat Aku kembaLi… (edisi ga nyambung hehehe). Ya, Jogjakarta ing ngarso sung tuladha.. eh, maksudnya Yogyakarta berhati nyaman.

Bukan.. kami bukan sedang bermimpi. Kami hanya berharap suatu saat bisa mengunjungi Mesir, terlebih Italia. Aaamiin. Wujud dari kepedulian kami terhadap Mesir dengan segala misterinya. Kebetulan rating pembaca juga cukup tinggi untuk artikel Fir’aun. Trimakasih sekali telah membaca kami. Namun, tetap kami berikan kesimpulan yang berarti kami telah membacanya terlebih dahulu. Bahwa Mesir sangat se.. suatu. Mulai dari rajanya hingga pemakaman raja-rajanya.

Mesir sungguh eksotik dengan sungai Nil dan Piramidanya yang merupakan salah satu keajaiban dunia. Piramida khusus dibuat untuk pemakaman raja-raja Mesir Kuno, yang sebagian orang menyebutnya Fir’aun. Beberapa bukti nyata mulai dihadirkan akan keberadaan piramid yang nyata, dan dengan berbagai misterinya. Dimulai dari kasus perampokannya yang sangat tidak mungkin, mengingat posisi piramid yang cukup tertutup rapat, bahkan konon kabarnya sebagian masih tidak bisa dibuka orang awam. Hingga bagaimana terbentuknya. Silahkan lanjutkan membaca anda…

Selamat membaca :D

Piramida raksasa Mesir merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia saat ini, sejak dulu dipandang sebagai bangunan yang misterius dan megah oleh orang-orang. Namun, meskipun telah berlalu berapa tahun lamanya, setelah sarjana dan ahli menggunakan sejumlah besar alat peneliti yang akurat dan canggih, masih belum diketahui, siapakah sebenarnya yang telah membuat bangunan raksasa yang tinggi dan megah itu? Dan berasal dari kecerdasan manusia manakah prestasi yang tidak dapat dibayangkan di atas bangunan itu? Serta apa tujuannya membuat bangunan tersebut? Dan pada waktu itu ia memiliki kegunaan yang bagaimana atau apa artinya? Teka-teki yang terus berputar di dalam benak semua orang selama ribuan tahun, dari awal hingga akhir merupakan misteri yang tidak dapat dijelaskan. Meskipun sejarawan mengatakan ia didirikan pada tahun 2000 lebih SM, namun pendapat yang demikian malah tidak bisa menjelaskan kebimbangan yang diinisiasikan oleh sejumlah besar penemuan hasil penelitian.

Sejarah Mitos dan Temuan Arkeologi

Sejak abad ke-6 SM, Mesir merupakan tempat pelarian kerajaan Poshi, yang kehilangan kedudukannya setelah berdiri lebih dari 2.000 tahun, menerima kekuasaan yang berasal dari luar yaitu kerajaan Yunani, Roma, kerajaan Islam serta kekuasaan bangsa lain. Semasa itu sejumlah besar karya terkenal zaman Firaun dihancurkan, aksara dan kepercayaan agama bangsa Mesir sendiri secara berangsur-angsur digantikan oleh budaya lain, sehingga kebudayaan Mesir kuno menjadi surut dan hancur, generasi belakangan juga kehilangan sejumlah besar peninggalan yang dapat menguraikan petunjuk yang ditinggalkan oleh para pendahulu.

Tahun 450 SM, setelah seorang sejarawan Yunani berkeliling dan tiba di Mesir, membubuhkan tulisan: Cheops, (aksara Yunani Khufu), konon katanya, hancur setelah 50 tahun. Dalam batas tertentu sejarawan Yunani tersebut menggunakan kalimat “konon katanya”, maksudnya bahwa kebenarannya perlu dibuktikan lagi. Namun, sejak itu pendapat sejarawan Yunani tersebut malah menjadi kutipan generasi belakangan sebagai bukti penting bahwa piramida didirikan pada dinasti kerajaan ke-4.

Selama ini, para sejarawan menganggap bahwa piramida adalah makam raja. Dengan demikian, begitu membicarakan piramida, yang terbayang dalam benak secara tanpa disadari adalah perhiasan dan barang-barang yang gemerlap. Dan, pada tahun 820 M, ketika gubernur jenderal Islam Kairo yaitu Khalifah Al-Ma’mun memimpin pasukan, pertama kali menggali jalan rahasia dan masuk ke piramida, dan ketika dengan tidak sabar masuk ke ruangan, pemandangan yang terlihat malah membuatnya sangat kecewa. Bukan saja tidak ada satu pun benda yang biasanya dikubur bersama mayat, seperti mutiara, maupun ukiran, bahkan sekeping serpihan pecah belah pun tidak ada, yang ada hanya sebuah peti batu kosong yang tidak ada penutupnya. Sedangkan tembok pun hanya bidang yang bersih kosong, juga tak ada sedikit pun ukiran tulisan.

Kesimpulan para sejarawan terhadap prestasi pertama kali memasuki piramida ini adalah “mengalami perampokan benda-benda dalam makam”. Namun, hasil penyelidikan nyata menunjukkan, kemungkinan pencuri makam masuk ke piramida melalui jalan lainnya adalah sangat kecil sekali. Di bawah kondisi biasa, pencuri makam juga tidak mungkin dapat mencuri tanpa meninggalkan jejak sedikit pun, dan lebih tidak mungkin lagi menghapus seluruh prasasti Firaun yang dilukiskan di atas tembok. Dibanding dengan makam-makam lain yang umumnya dipenuhi perhiasan-perhiasan dan harta karun yang berlimpah ruah, piramida raksasa yang dibangun untuk memperingati keagungan raja Firaun menjadi sangat berbeda.

Selain itu, dalam catatan “Inventory Stela” yang disimpan di dalam museum Kairo, pernah disinggung bahwa piramida telah ada sejak awal sebelum Khufu meneruskan takhta kerajaan. Namun, oleh karena catatan pada batu prasasti tersebut secara keras menantang pandangan tradisional, terdapat masalah antara hasil penelitian para ahli dan cara penulisan pada buku, selanjutnya secara keras mengecam nilai penelitiannya. Sebenarnya dalam keterbatasan catatan sejarah yang bisa diperoleh, jika karena pandangan tertentu lalu mengesampingkan sebagian bukti sejarah, tanpa disadari telah menghambat kita secara obyektif dalam memandang kedudukan sejarah yang sebenarnya.

Teknik Bangunan yang Luar Biasa

Di Mesir, terdapat begitu banyak piramida berbagai macam ukuran, standarnya bukan saja jauh lebih kecil, strukturnya pun kasar. Di antaranya piramida yang didirikan pada masa kerajaan ke-5 dan 6, banyak yang sudah rusak dan hancur, menjadi timbunan puing, seperti misalnya piramida Raja Menkaure seperti pada gambar. Kemudian, piramida besar yang dibangun pada masa yang lebih awal, dalam sebuah gempa bumi dahsyat pada abad ke-13, di mana sebagian batu ditembok sebelah luar telah hancur, namun karena bagian dalam ditunjang oleh tembok penyangga, sehingga seluruh strukturnya tetap sangat kuat. Karenanya, ketika membangun piramida raksasa, bukan hanya secara sederhana menyusun 3 juta batu menjadi bentuk kerucut, jika terdapat kekurangan pada rancangan konstruksi yang khusus ini, sebagian saja yang rusak, maka bisa mengakibatkan seluruhnya ambruk karena beratnya beban yang ditopang.

Lagi pula, bagaimanakah proyek bangunan piramida raksasa itu dikerjakan, tetap merupakan topik yang membuat pusing para sarjana. Selain mempertimbangkan sejumlah besar batu dan tenaga yang diperlukan, faktor terpenting adalah titik puncak piramida harus berada di bidang dasar tepat di titik tengah 4 sudut atas. Karena jika ke-4 sudutnya miring dan sedikit menyimpang, maka ketika menutup titik puncak tidak mungkin menyatu di satu titik, berarti proyek bangunan ini dinyatakan gagal. Karenanya, merupakan suatu poin yang amat penting, bagaimanakah meletakkan sejumlah 2,3 juta -2,6 juta buah batu besar yang setiap batunya berbobot 2,5 ton dari permukaan tanah hingga setinggi lebih dari seratus meter di angkasa dan dipasang dari awal sampai akhir pada posisi yang tepat.

Seperti yang dikatakan oleh pengarang Graham Hancock dalam karangannya “Sidik Jari Tuhan”: Di tempat yang terhuyung-huyung ini, di satu sisi harus menjaga keseimbangan tubuh, dan sisi lainnya harus memindahkan satu demi satu batu yang paling tidak beratnya 2 kali lipat mobil kecil ke atas, diangkut ke tempat yang tepat, dan mengarah tepat pada tempatnya, entah apa yang ada dalam pikiran pekerja-pekerja pengangkut batu tersebut. Meskipun ilmu pengetahuan modern telah memperkirakan berbagai macam cara dan tenaga yang memungkinkan untuk membangun, namun jika dipertimbangkan lagi kondisi riilnya, akan kita temukan bahwa orang-orang tersebut tentunya memiliki kemampuan atau kekuatan fisik yang melebihi manusia biasa, baru bisa menyelesaikan proyek raksasa tersebut serta memastikan keakuratan maupun ketepatan presisinya.

Terhadap hal ini, Jean Francois Champollion yang mendapat sebutan sebagai “Bapak Pengetahuan Mesir Kuno Modern” memperkirakan bahwa orang yang mendirikan piramida berbeda dengan manusia sekarang, paling tidak dalam “pemikiran mereka mempunyai tinggi tubuh 100 kaki yang tingginya sama seperti manusia raksasa”. Ia berpendapat, dilihat dari sisi pembuatan piramida, itu adalah hasil karya manusia raksasa.

Senada dengan itu, Master Li Hongzhi dalam ceramahnya pada keliling Amerika Utara tahun 2002 juga pernah menyinggung kemungkinan itu. “Manusia tidak dapat memahami bagaimana piramida dibuat. Batu yang begitu besar bagaimana manusia mengangkutnya? Beberapa orang manusia raksasa yang tingginya lima meter mengangkut sesuatu, itu dengan manusia sekarang memindahkan sebuah batu besar adalah sama. Untuk membangun piramida itu, manusia setinggi lima meter sama seperti kita sekarang membangun sebuah gedung besar.”

Pemikiran demikian mau tidak mau membuat kita membayangkan, bahwa piramida raksasa dan sejumlah besar bangunan batu raksasa kuno yang ditemukan di berbagai penjuru dunia telah mendatangkan keraguan yang sama kepada semua orang: tinggi besar dan megah, terbentuk dengan menggunakan susunan batu yang sangat besar, bahkan penyusunannya sangat sempurna. Seperti misalnya, di pinggiran kota utara Mexico ada Kastil Sacsahuaman yang disusun dengan batu raksasa yang beratnya melebihi 100 ton lebih, di antaranya ada sebuah batu raksasa yang tingginya mencapai 28 kaki, diperkirakan beratnya mencapai 360 ton (setara dengan 500 buah mobil keluarga). Dan di dataran barat daya Inggris terdapat formasi batu raksasa, dikelilingi puluhan batu raksasa dan membentuk sebuah bundaran besar, di antara beberapa batu tingginya mencapai 6 meter. Sebenarnya, sekelompok manusia yang bagaimanakah mereka itu? Mengapa selalu menggunakan batu raksasa, dan tidak menggunakan batu yang ukurannya dalam jangkauan kemampuan kita untuk membangun?

Sphinx, singa bermuka manusia yang juga merupakan obyek penting dalam penelitian ilmuwan, tingginya 20 meter, panjang keseluruhan 73 meter, dianggap didirikan oleh kerjaan Firaun ke-4 yaitu Khafre. Namun, melalui bekas yang dimakan karat (erosi) pada permukaan badan Sphinx, ilmuwan memperkirakan bahwa masa pembuatannya mungkin lebih awal, paling tidak 10 ribu tahun silam sebelum Masehi.

Seorang sarjana John Washeth juga berpendapat: Bahwa Piramida raksasa dan tetangga dekatnya yaitu Sphinx dengan bangunan masa kerajaan ke-4 lainnya sama sekali berbeda, ia dibangun pada masa yang lebih purbakala dibanding masa kerajaan ke-4. Dalam bukunya “Ular Angkasa”, John Washeth mengemukakan: perkembangan budaya Mesir mungkin bukan berasal dari daerah aliran sungai Nil, melainkan berasal dari budaya yang lebih awal dan hebat yang lebih kuno ribuan tahun dibanding Mesir kuno, warisan budaya yang diwariskan yang tidak diketahui oleh kita. Ini, selain alasan secara teknologi bangunan yang diuraikan sebelumnya, dan yang ditemukan di atas yaitu patung Sphinx sangat parah dimakan karat juga telah membuktikan hal ini.

Ahli ilmu pasti Swalle Rubich dalam “Ilmu Pengetahuan Kudus” menunjukkan: pada tahun 11.000 SM, Mesir pasti telah mempunyai sebuah budaya yang hebat. Pada saat itu Sphinx telah ada, sebab bagian badan singa bermuka manusia itu, selain kepala, jelas sekali ada bekas erosi. Perkiraannya adalah pada sebuah banjir dahsyat tahun 11.000 SM dan hujan lebat yang silih berganti lalu mengakibatkan bekas erosi.

Perkiraan erosi lainnya pada Sphinx adalah air hujan dan angin. Washeth mengesampingkan dari kemungkinan air hujan, sebab selama 9.000 tahun di masa lalu dataran tinggi Jazirah, air hujan selalu tidak mencukupi, dan harus melacak kembali hingga tahun 10000 SM baru ada cuaca buruk yang demikian. Washeth juga mengesampingkan kemungkinan tererosi oleh angin, karena bangunan batu kapur lainnya pada masa kerajaan ke-4 malah tidak mengalami erosi yang sama. Tulisan berbentuk gajah dan prasasti yang ditinggalkan masa kerajaan kuno tidak ada sepotong batu pun yang mengalami erosi yang parah seperti yang terjadi pada Sphinx.

Profesor Universitas Boston, dan ahli dari segi batuan erosi Robert S. juga setuju dengan pandangan Washeth sekaligus menujukkan: Bahwa erosi yang dialami Sphinx, ada beberapa bagian yang kedalamannya mencapai 2 meter lebih, sehingga berliku-liku jika dipandang dari sudut luar, bagaikan gelombang, jelas sekali merupakan bekas setelah mengalami tiupan dan terpaan angin yang hebat selama ribuan tahun.

Washeth dan Robert S. juga menunjukkan: Teknologi bangsa Mesir kuno tidak mungkin dapat mengukir skala yang sedemikian besar di atas sebuah batu raksasa, produk seni yang tekniknya rumit.

Jika diamati secara keseluruhan, kita bisa menyimpulkan secara logis, bahwa pada masa purbakala, di atas tanah Mesir, pernah ada sebuah budaya yang sangat maju, namun karena adanya pergeseran lempengan bumi, daratan batu tenggelam di lautan, dan budaya yang sangat purba pada waktu itu akhirnya disingkirkan, meninggalkan piramida dan Sphinx dengan menggunakan teknologi bangunan yang sempurna.

Dalam jangka waktu yang panjang di dasar lautan, piramida raksasa dan Sphinx mengalami rendaman air dan pengikisan dalam waktu yang panjang, adalah penyebab langsung yang mengakibatkan erosi yang parah terhadap Sphinx. Karena bahan bangunan piramida raksasa Jazirah adalah hasil teknologi manusia yang tidak diketahui orang sekarang, kemampuan erosi tahan airnya jauh melampaui batu alam, sedangkan Sphinx terukir dengan keseluruhan batu alam, mungkin ini penyebab yang nyata piramida raksasa dikikis oleh air laut yang tidak tampak dari permukaan.

Keterangan gambar: Sphinx yang bertetangga dekat dengan piramida raksasa kelihatannya sangat kuno. Para ilmuwan memastikan bahwa dari badannya, saluran dan irigasi yang seperti dikikis air, ia pernah mengalami sebagian cuaca yang lembab, karenanya memperkirakan bahwa ia sangat berkemungkinan telah ada sebelum 10 ribu tahun silam. (Lisensi gambar: Xu Xiaoqian)

Sumber: Inspiration Civilization Prehistoric for Mankind